Wednesday, March 12, 2008

Skid Row - Youth Gone Wild



Langsung suka waktu pertama kali denger lagu ini. Mungkin karena temanya pemberontak yah secara saya adalah orang yang suka memberontak (hwahwahwahwa.. yea, rite..).

Baru dengernya kapan? Yah beberapa minggu yang lalu.. Telat amat. Emang heheheh.. baru denger karena sengaja nyari dalam rangka mau nonton konsernya di Bandung yang ternyata ngga jadi juga.. heheheh...

Saya lampirkan liriknya sekalian, karena saya sukaaaaaa bangedh...


Youth Gone Wild

[Bolan, Snake]

Since I was born they couldn't hold me down
Another misfit kid, another burned-out town

Never played by the rules I never really cared
My nasty reputation takes me everywhere

I look and see it's not only me
So many others have stood where I stand
We are the young so raise your hands

They call us problem child
We spend our lives on trial
We walk an endless mile
We are the youth gone wild
We stand and we won't fall
We're the one and one for all
The writing's on the wall
We are the youth gone wild

Boss screamin' in my ear about who I'm supposed to be
Getcha a 3-piece Wall Street smile and son you'll look just like me

I said "Hey man, there's something that you oughta know.
I tell ya Park Avenue leads to Skid Row."

I look and see it's not only me
We're standin' tall ain't never a doubt
We are the young, so shout it out

They call us problem child
We spend our lives on trial
We walk an endless mile
We are the youth gone wild
We stand and we won't fall
We're the one and one for all
The writing's on the wall
We are the youth gone wild

They call us problem child
We spend our lives on trial
We walk an endless mile
We are the youth gone wild
We stand and we won't fall
We're the one and one for all
The writing's on the wall
We are the youth gone wild
We are the youth gone wild

Monday, March 10, 2008

Ayat-ayat Cinta (The Review :D )


Berikut komentar orang-orang yang sudah nonton flm yang (katanya) fenomenal itu

Suami : "Keren banget ngambil-ngambil gambarnya. Untuk ukuran film Indonesia, rapih. Ada scene yang kaya foto, emang kayaknya kalo mau ngambil gambar sebaiknya di foto dulu biar hasilnya bagus. (sampe sini saya menyela, "terus ceritanya gemana?") Yah ceritanya sih biasa-biasa aja, ada seorang cowo yang disukai oleh banyak perempuan karena dia berhati mulia gitu, terus pas dia nikah sama satu perempuan, namanya Aisyah, itu loh si VJ Rianti itu, iya pas dia nikah 3 perempuan yang lain itu hilang cahaya kehidupannya, hahahaha... terus di fitnah lah si cowo, terus masuk penjara, akhirnya sih bebas... Standar sih, tapi beneran deh... Keren banget ngambil gambarnya..."

Temen Kantor 1 : "Udah nonton blom? Aku sampe nangis loh nontonnya. Waktu dia nikah lagi sama Maria itu, si Aisyahnya lari keluar terus nangis... Ih sedih banget, ga kebayang kalo aku di posisinya dia...Hhhhhh.... Pengen nonton lagi.."

Temen Kantor 2 : "Gini deh hasilnya kapitalis India menerjemahkan novel yang laku banget.. Mereka pasti mikirnya gitu, eh bakalan laku keras nih kalo film novel yang ini... Kalo yang belum baca bukunya, pasti kecewa. Awal-awal film itu berasa di paksakan, dan endingnya beda. Kalo yang belum baca bukunya sih bakal beranggapan film ini bagus.."

Temen Kosan 1 : "Beda banget sama bukunya.. endingnya Hanung banget.. .Lebih asik baca bukunya... Aku ga suka..."

Dengan berbekal komentar orang-orang yang udah nonton duluan itu, saya akhirnya nonton juga film yang antriannya masih penuh najis sampe kemaren.

Awalnya ga niat nonton karena emang ngga tertarik sama sekali sama film ini, sementara orang-orang di sekeliling saya heboh banget. Tambah ngga tertarik setelah mendengar komentar suami yang bilang ceritanya biasa aja. Karena di traktir, saya mau juga.

Terus komentar saya? Yaaaaa.... gitu deeeeehhh.... heheheheh...
Cukup tersentuh dan hampir nangis ketika si Suami (sapa itu namanya) menikahi Maria dan Aisyah menangis.. Terus jadi kesel sama Maria yang menurut saya ngga tau diri.. hihihih... Jelas saya memihak Aisyah, secara dia rela suaminya menikah lagi demi menyembuhkan Maria (yang ga tau diri itu) dan membebaskan si suami dari penjara...

Suami saya heran, "kok kamu sebelnya sama Maria sih, buka sama Nora yang fitnah si suaminya?" Ga tau juga sih.. Lebih sebel aja sama Maria.

Kalo menurut saya, film ini tokoh utamanya adalah Aisyah, bukan si suami itu. Konflik yang ada, si suami di penjara itu, justru menguatkan karakter Aisyah sebagai tokoh utama. Emang perempuan kuat Aisyah itu, dan kayaknya yang kaya gitu cuma ada 1000-1, dan saya bukan si 1 ituh.... hehehehe...

Satu kalimat yang paling saya suka di film ini, "Saya akhirnya tau, cinta dan rasa ingin memiliki itu berbeda..." Kata-kata yang diucapkan Maria waktu di rumah sakit. Heu.... dalem... Yah, secara keseluruhan sih lumayan ga rugi juga untuk nonton, meskipun menurun teman saya endingnya beda sama yang di buku. Kalo mau nonton, mendingan jangan baca bukunya dulu, kalo udah baca, mendingan jangan nonton. Kalo udah baca tapi masih pengen nonton, ya jangan terlalu berharap banyak, namanya juga adaptasi dari novel best seller, ya ngga bisa mirip plek lah..

O, ya.. Ketika Pamannya Nurul dateng ke flatnya si suami dan minta dia menikahi nurul karena "Cahaya kehidupannya hilang" sama mengirim sms ke suami isinya gini : "Kasian yah, cahaya kehidupannya hilang.."
Dan balesannya : "Hehehe... untung bukan bapaknya ya yang hilang"

Heh? ...HUAHAHAHAHAHAHAH.....

Monday, March 3, 2008

What You Need to Learn How to Play Guitar

  • A guitar with six strings. Any type of guitar will work fine.
  • A guitar pick. Medium gauged picks are recommended to start with, but any will work okay in a pinch.
  • A chair without arms.
  • A reasonable amount of patience.
duh kayaknya untuk point terakhir itu saya ga bisa jamin deh...
hehehehhehe....